Makna Kristus sebagai Tujuan Akhir Hukum Taurat dalam Roma 10:4

Main Article Content

Yuli Putri Berkati Hulu

Abstract

Keselamatan hanya diperoleh melalui iman kepada Kristus bukan karena mengandalkan hukum Taurat, seperti yang dinyatakan dalam Roma 10:4. Hukum Taurat yang memiliki fungsi untuk menuntun manusia pada keselamatan tidak mampu mencapai tujuan akhirnya karena manusia yang cenderung melakukan dosa. Oleh karena itu, hukum Taurat membutuhkan kuasa yang mampu mewujudkan tujuan akhirnya yakni Kristus yang telah mengalahkan kuasa dosa, sehingga tujuan akhir hukum Taurat adalah Kristus. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang secara khusus merujuk pada kajian biblika Perjanjian Baru. Melalui kajian hukum Taurat dan hubungannya dengan keselamatan dalam konsep Perjanjian Lama, pemahaman Rasul Paulus dibarengi dengan pemahaman tentang keselamatan dari Kristus serta cara Kristus menyelamatkan, maka ukuran keselamatan adalah Kristus dan bukan hukum Taurat.

Article Details

Section
Articles

References

Baker, D. L. Kamus Singkat Ibrani-Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2001.

Baxter, J. Sidlow. Menggali Isi Alkitab 2: Ayub Sampai Dengan Maleakhi. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 2012.

———. Menggali Isi Alkitab 3. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1993.

Berry, George Ricker. The Interlinear Greek-English New Testament. Zondervan, 1981.

Bromiley, Geoffrey William. Theological Dictionary of the New Testament (Volume VIII). Edited by Gerhard Kittel and Gerhard Friedrich. 1st ed. Michigan: William B. Eerdmans Publishing Company, 1972.

Crist, Janice D., and Christine A. Tanner. “Interpretation/Analysis Methods in Hermeneutic Interpretive Phenomenology.” Nursing Research 52, no. 3 (2003): 202–205.

End, Th. Van den. Tafsiran Alkitab Surat Roma. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1995.

Guthrie, Donald. Teologi Perjanjian Baru 2: Misi Kristus, Roh Kudus, Kehidupan Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1995.

Guthrie, Donald, and Jan S. Aritonang. Teologi Perjanjian Baru 2: Misi Kristus, Roh Kudus, Kehidupan Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2021.

Hagelberg, Dave. Tafsiran Roma Dari Bahasa Yunani. Bandung: Kalam Hidup, 2013.

Hakh, Samuel Benyamin. “Persoalan Status Sebagai Anak-Anak Abraham Dalam Surat Galatia.” GEMA TEOLOGIKA 1, no. 1 (April 28, 2016): 13. http://journal-theo.ukdw.ac.id/index.php/gemateologika/article/view/209.

Jacobs, Tom. Paulus: Hidup, Karya Dan Teologinya. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2010.

Jr., Walter C. Kaiser, Peter H. Davids, F. F. Bruce, and Manfred Brauch. Hard Sayings of the Bible (The Hard Sayings Series). Illionis: InterVarsity Press, 2010.

Kapojos, Shintia Maria, and Hengki Wijaya. “Konsep Bermegah (Boasting) Dalam Surat Roma Dan Implikasinya Bagi Gereja Masa Kini.” FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 2, no. 1 (June 18, 2019): 1–19. http://www.stt-tawangmangu.ac.id/e-journal/index.php/fidei/article/view/24.

Kurniawan, Iwan. “Konsep Keselamatan Menurut Rasul Paulus Dalam Surat Roma Dan Implikasinya Terhadap Kehidupan Umat Beragama Di Indonesia.” Universitas Kristen Duta Wacana, 2016. https://katalog.ukdw.ac.id/1979/.

Ladd, George Eldon. A Theology of the New Testament. Michigan: William B. Eerdmans Publishing Company, 1991.

Lasor, W. S., D. A. Hubbard, and F. W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1: Taurat Dan Sejarah. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.

Marshall, Catherine, and Gretchen B. Rossman. Designing Qualitative Research. 6th ed. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications, Inc., 2015.

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2012.

Nasional, Departemen Pendidikan. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 2005.

Ridderbos, Herman Nicolaas. Paul: An Outline of His Theology. Michigan: William B. Eerdmans Publishing Company, 1997.

Susanti, Aya. “Keselamatan Dalam Konsep Rasul Paulus.” Integritas: Jurnal Teologi 1, no. 1 (June 27, 2019): 15–28. http://journal.sttjaffrayjakarta.ac.id/index.php/JI/article/view/8.

Tenney, Merrill C. Survei Perjanjian Baru. Malang: Gandum Mas, 2013.

Verdianto, Yohanes. “Hermeneutika Alkitab Dalam Sejarah: Prinsip Penafsiran Alkitab Dari Masa Ke Masa.” Mitra Sriwijaya: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 1 (July 10, 2020): 45–57. http://sttsriwijaya.ac.id/e-journal/index.php/mitra_sriwijaya/article/view/2.

Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-Hari. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 1985.

Alkitab Terjemahan Baru. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 1974.

Alkitab Terjemahan Lama. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 1958.

Perjanjian Baru Indonesia-Yunani. 3rd ed. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 2018.